Kode Etik Penggunaan Internet

Kode etik dapat diartikan sebagai pola aturan, tata cara, tanda atau pedoman etis dalam melakukan suatu kegiatan atau pekerjaan. Kode etik merupakan pola aturan atau tata cara sebagai pedoman berperilaku dan berbudaya. Tujuan kode etik adalah agar profesionalisme memberikan jasa sebaik-baiknya kepada pemakai jasa. Dengan adanya kode etik juga akan melindungi individu dari melakukan perbuatan yang tidak profesional. Kode etik umumnya termasuk dalam norma sosial.

Lalu apa itu etika dalam menggunakan internet? Etika dalam menggunakan internet atau yang akrab disebut Netiket adalah pedoman dalam menggunakan interaksi dengan sesama pengguna internet. Standar netiket sendiri ditetapkan oleh sebuah badan yang bernama IETF (The Internet Engineering Task Force), sebuah komunitas internasional yang merupakan kumpulan dari peneliti, perancang jaringan dan operator yang berperan dengan pengoperasian internet.

Hadirnya internet telah membentuk suatu komunitas masyarakat tersendiri. Inilah yang menjadi alasan mengapa kode etik dalam menggunakan internet sangat penting, antara lain:

  • Pengguna internet berasal dari berbagai negara yang memiliki budaya, bahasa dan adat yang berbeda-beda.
  • Pengguna internet merupakan orang-orang yang hidup di dalam sebuah dunia baru yang tidak mengharuskan pernyataan keaslian identitas seseorang.
  • Berbagai macam fasilitas yang diberikan oleh internet memungkinkan seseorang untuk bertindak tidak sesuai etika yang mungkin juga bisa membuat pertengkaran atau perdebatan yang tidak sehat.

Sedangkan beberapa contoh kode etik dalam menggunakan internet adalah:

  • Perhatikan dalam penggunaan huruf kapital. Mungkin hal yang sepele, namun informasi yang didapat bisa berbeda dengan maksud informasi yang dikirim hanya karena penggunaan huruf kapital yang tidak tepat.
  • Berhati-hati terhadap informasi yang diterima. Beberapa informasi yang berkeliaran di internet merupakan informasi palsu atau hoax. Perlu diperhatikan ketika membaca sebuah berita di internet, carilah artikel lain yang dapat membenarkan artikel yang baru dibaca untuk mengetahui keasliannya.
  • Mengetahui perbedaan ‘CC’ dan ‘BCC’ dalam e-mail. Masih banyak pengguna internet yang tidak mengetahui perbedaan ‘CC’ dan ‘BCC’ dalam e-mail.
  • Menghindari dan tidak mempublikasi informasi yang secara langsung berkaitan dengan pornografi dan/atau yang menyinggung perbedaan suku, agama, ras dan asusila. Di beberapa negara, hal ini melanggar hukum dengan ancaman penjara.

 

Sumber:

https://id.wikipedia.org/wiki/Kode_etik_profesi

http://www.academia.edu/9388625/NETIKET_Etika_dalam_penggunaan_Internet

http://irfandasiagian.blogspot.co.id/2015/04/kode-etik-penggunaan-internet.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s