Mengapa Softskill Tidak Penting

Pada tulisan kali ini, saya akan membahas secara singkat mengenai softskill. Ada 2 softskill yang saya bahas disini. Yang pertama, pengertian softskill itu sendiri. Dan yang kedua, mata kuliah softskill di Universitas tempat saya belajar dan pengaruhnya.

Menurut Wikipedia, soft skills biasanya terasosiasi dengan kecerdasan emosional seseorang. Kecerdasan emosional yang dimaksud adalah seperti tata cara berbahasa, tata cara berkomunikasi, menjalin hubungan sosial, sifat kepemimpinan, dsb. Softskill sendiri sama pentingnya dengan hardskill yang melihat derajat pendidikan dan ilmu pendidikan yang dimiliki seseorang.

Berikut pengertian softskill menurut beberapa ahli:

  • I Nyoman Sucipta
    Beliau menyampaikan bahwa softskill adalah skill yang berkaitan dengan hubungan antar manusia, seperti bagaimana melakukan conflict resolution, memahami personal dynamics dan melakukan negosiasi.
  • Widhiarso
    Beliau mengatakan bahwa softskill adalah seperangkat kemampuan yang mempengaruhi bagaimana kita berinteraksi dengan orang lain.

Jadi, sebenarnya softskill adalah kemampuan yang wajib dipelajari oleh setiap orang agar mampu beradaptasi dengan baik dalam dunia pekerjaan yang akan mereka tekuni.

Lalu, apa yang tidak penting dari softskill? Bukan tidak penting, melainkan kurang penting. Pendidikan softskill yang diberikan di Universitas tempat saya belajar kurang begitu efektif. Dengan mata kuliah yang hanya dijadwalkan 4 kali pertemuan dari 14 minggu, dan kebanyakan hanya diisi dengan mengisi absen dan memberikan tugas berupa tulisan yang sebenarnya sudah tersebar banyak di dunia maya, pelajaran softskill menjadi kurang efektif dan kurang berdampak bagi kecerdasan emosional mahasiswa itu sendiri. Dengan memberikan tugas yang jawabannya mudah ditemukan di dunia maya malah membuat mahasiswa menjadi malas dan hanya mengandalkan artikel orang lain untuk mendapatkan nilai tanpa mengerti apa yang mereka tulis di artikel mereka. Kecerdasan emosional berupa tata cara berbahasa pun kadang dilupakan karena hanya sedikit mahasiswa yang benar-benar memperhatikan apa yang mereka salin dari artikel lain ke artikel mereka.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s