Abstrak dalam Tulisan

Apa itu Abstrak?

Abstrak atau juga biasa disebut Abstraksi merupakan penyajian yang singkat dan teliti mengenai suatu dokumen atau karangan dengan tidak ditambahkan kritik atau interprestasi serta ciri-ciri penulis abstrak.

Abstrak dipakai untuk menghemat waktu pembacaan dokumen asli, memperbanyak jumlah bacaan yang dapat dibaca dalam jangka waktu yang sama, mempermudah seleksi bacaan karena dengan membaca judul saja belum diketahui dengan jelas seluruh isi karangan, membantu menghilangkan kesulitan bahasa dalam membaca karangan asli, membantu mencari literatur karena banyak karangan yang tidak dipublikasikan, meningkatkan efisiensi pembuatan indeks, dan membantu pembuatan tinjauan pustaka.

Contoh Sebuah Abstrak

Mu‘Usnadha, 2009. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Pokok Bahasan Perbandingan untuk Siswa Kelas VII2 SMP Negeri 1 Makassar. Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Makassar.

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan ujicoba terbatas yang bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran kooperatif tipe STAD pada pokok bahasan Perbandingan yang meliputi: (1) Buku Siswa (BS), (2) Lembar Kerja Siswa (LKS), (3) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan (4) Tes Hasil Belajar (THB) melalui metode diskusi, tanya jawab dan pemberian tugas. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VII2 SMP Negeri 1 Makassar semester ganjil tahun pelajaran 2008/2009 yang berjumlah 40 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar yang dilakukan pada akhir pokok bahasan, observasi, dan respon siswa. Prosedur pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan modifikasi dari model pengembangan perangkat menurut Thiagarajan (model 4-D) yang meliputi empat tahap, yaitu tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate), di mana tahap penyebaran(disseminate) belum dilakukan karena penelitian ini adalah penelitian dengan uji coba terbatas. Perangkat pembelajaran kooperatif tipe STAD ini telah divalidasi oleh dua orang ahli serta mengalami revisi sehingga didapatkan hasil yang maksimal dan layak untuk digunakan. Hasil ujicoba terbatas menunjukkan bahwa: (1) skor rata-rata tes hasil belajar siswa adalah 74,12 dan berada pada kategori tinggi (65 ≤ S < 85) dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 13,72 dimana skor minimum yang diperoleh siswa adalah 30 dan skor maksimum yang diperoleh siswa adalah 95 dengan rentang skor 65. Dari 40 siswa, 35 atau 87,5% memenuhi ketuntasan individu yang menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal tercapai; (2) dengan menggunakan perangkat pembelajaran kooperatif tipe STAD, siswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran; (3) 85% siswa memberikan respons positif terhadap perangkat pembelajaran yang digunakan; (4) tingkat kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran kooperatif tipe STAD termasuk dalam kategori sangat tinggi artinya penampilan guru dapat dipertahankan. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini telah memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan.

Sumber: dari sini dan sini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s