Pengukuran Kualitas Website

Mengukur kualitas Web dapat dilakukan dengan dua metode, yang pertama adalah dengan Metode Servqual dan yang kedua adalah dengan Metode Webqual. Apa itu Metode Servqual & Metode Webqual?
Metode Servqual dikembangkan oleh Berry, Zeithaml, dan Parasuraman (1990). Dimana harapan, kepuasan pelanggan dan kualitas layanan mempunyai hubungan yang dapat diukur dari kualitas pelayanannya (service quality), kepuasan pelanggan dihitung dengan membandingkan predikasi dan presepsi dari pelanggan. Dalam kuesioner yang disebar nantinya akan terdapat penilaian pelanggan terhadap dua bagian penting yaitu:
  1. Bagian Ekspektasi, yang memuat pernyataan-pernyataan untuk mengetahui dengan pasti harapan umum (ekspektasi) dalam konsumen terhadap sebuah jasa.
  2. Bagian Persepsi, yang memuat pernyataan-pernyataan untuk mengukur pandangan konsumen terhadap perusahaan dengan kategori tertentu.
Metode Webqual merupakan salah satu metode atau teknik pengukuran kualitas website berdasarkan persepsi pengguna akhir. Metode ini merupakan pengembangan dari Servqual – yang disusun oleh Parasuraman, yang banyak digunakan sebelumnya pada pengukuran kualitas jasa. Instrumen penelitian pada Webqual tersebut dikembangkan dengan metode Quality Function Development (QFD).

Webqual dapat digunakan untuk menganalisis kualitas beberapa website, baik website internal perusahaan (intranet) maupun website eksternal. Persepsi penggunaan tersebut terdiri dari dua bagian, yaitu persepsi tentang mutu layanan yang dirasakan (aktual) dengan tingkat harapan (ideal).
Sumber: Dari sini, sini dan sini.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s