Standar ISO Interface

ISO 9241 adalah standar yang dibuat oleh International Organization for Standardization (ISO) yang meliputi faktor Ergonomi dari interaksi antara Manusia dan Komputer. Awalnya dibuat sebagai Ergonomic requirements for office work with visual display terminals (VDTs). Mulai tahun 2006, standar tersebut diubah menjadi Ergonomics of Human System Interaction. Dikarenakan pengubahan tersebut, ISO juga mengubah angka-angka dari beberapa standar lain.

Ergonomi Interaksi Manusia Sistem

Bagian-bagian standar yang direvisi diberi nomor seperti berikut:

  • 100 series: Software ergonomics
  • 200 series: Human system interaction processes
  • 300 series: Displays and display related hardware
  • 400 series: Physical input devices – ergonomics principles
  • 500 series: Workplace ergonomics
  • 600 series: Environment ergonomics
  • 700 series: Application domains – Control rooms
  • 900 series: Tactile and haptic interactions

Didalam seri tersebut, saat ini standar meliputi beberapa bagian seperti berikut:

  • Part 100: Introduction to standards related to software ergonomics
  • Part 110: Dialogue principles
  • Part 129: Guidance on software individualization
  • Part 151: Guidance on World Wide Web user interfaces
  • Part 171: Guidance on software accessibility
  • Part 210: Human-centred design for interactive systems
  • Part 300: Introduction to electronic visual display requirements
  • Part 302: Terminology for electronic visual displays
  • Part 303: Requirements for electronic visual displays
  • Part 304: User performance test methods for electronic visual displays
  • Part 305: Optical laboratory test methods for electronic visual displays
  • Part 306: Field assessment methods for electronic visual displays
  • Part 307: Analysis and compliance test methods for electronic visual displays
  • Part 308: Surface-conduction electron-emitter displays (SED)
  • Part 309 (TR): Organic light-emitting diode (OLED) displays
  • Part 310 (TR): Visibility, aesthetics and ergonomics of pixel defects
  • Part 400: Principles and requirements for physical input devices
  • Part 410: Design criteria for physical input devices
  • Part 910: Framework for tactile and haptic interaction
  • Part 920: Guidance on tactile and haptic interactions

ISO 9241-110

Di tahun 2006, direvisi kembali menjadi 9241-10:1996, persyaratan Ergonomi untuk pekerjaan kantoran dengan visual display terminals (VDTs).

ISO 9241-210

ISO 9241-210, Ergonomi dari interaksi manusia-sistem, memberikan panduan dalam interaksi manusia-sistem.

Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/ISO_9241

Efek Perkembangan IT pada Budaya

Kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan ini, karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Teknologi yang sebenarnya merupakan alat bentu/ekstensi kemampuan diri manusia tetapi malah membelenggu perilaku dan gaya hidup manusia. Perkembangan teknologi memang sangat diperlukan. Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat positif bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Namun manusia tidak bisa menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa teknologi mendatangkan berbagai efek negatif bagi manusia.

Dampak Perkembangan Teknologi terhadap Aspek Sosial Budaya

Kehidupan sosial dipengaruhi oleh kemajuan teknologi. Kebutuhan manusia akan pangan sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dalam bidang pertanian. Sedangkan kebutuhan akan komunikasi dipengaruhi oleh teknologinya, seperti media cetak, media elektronik selain untuk berkomunikasi, juga dapat memperluas wawasan. Nilai sosial juga berubah. Pada masa lalu orang merasa bahwa menjadi pegawai negeri dinilai lebih tinggi status sosialnya dibandingkan para pedagang atau pengusaha. Sekarang menjadi pengusaha atau karyawan pabrik dianggap sebagai tenaga professional yang mempunyai nilai status yang tinggi.

Manusia juga perlu sadar bahwa orang menciptakan sesuatu bukan untuk menghancurkan, melainkan untuk kesejahteraan umat. Berikut ini merupakan dampak dari perkembangan IT pada Budaya.

Dampak Positif

  1. Meningkatkan rasa percaya diri kemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan fenomena yang menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri sebagai suatu bangsa akan semakin kokoh.
  2. Tekanan, kompetisi yang tajam, di pelbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun, dan pekerja keras.
  3. Keefektifan biaya dan waktu. Misalnya saat mengajar, kini telah ada teknologi pembelajaran secara online, jadi guru atau dosen tidak perlu repot untuk datang ke sekolah atau kampus, cukup menerangkan pelajaran lewat media internet kepada anak muridnya.
  4. Masyarakat tidak perlu lagi membeli koran untuk mengetahui informasi mengenai berita, cukup dengan membuka internet, kita sudah dapat membaca berita melalui media online, dan tidak mengeluarkan biaya.
  5. Semakin berkembangnya daya pikir individu dalam suatu bidang, baik dari segi ekonomi, politik, pendidikan, dan lain sebagainya.
  6. Kemampuan individu dalam mencari dan mengumpulkan data untuk bahan diskusi dapat mereka dapatkan dengan cepat dan akurat melalui media berbasis teknologi.

Dampak Negatif

  1. Kenakalan dan tindak penyimpangan dikalangan remaja dengan mengakses situs porno, dan oknum-oknum yang menggunakan media facebook, twitter, dll.
  2. Melemahkan rasa gotong-royong dan saling tolong-menolong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
  3. Manusia menjadi malas. Karena telah dimanjakan oleh teknologi, sehingga kita tidak perlu repot bertemu dengan seseorang. Dengan teknologi, kita tetap dapat bertatap muka meskipun tidak bertemu dengan orang tersebut.
  4. Berkurangnya sosialisasi karena kurang proses tatap muka atau face to face karena pesatnya perkembangan alat komunikasi, hal ini dapat menyebabkan komunikasi menjadi hampa
  5. Perbedaan kepribadian pria dan wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis.
  6. Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris artinya semakin mudahnya tindak kejahatan dalam melakukan tindak kriminalitas.
  7. Seseorang yang terus menerus bergaul dengan komputer akan cenderung menjadi seseorang yang individualis.
  8. Maraknya cyber crime yang terus membayangi seperti carding, ulah cracker, manipulasi data dan berbagai cyber crime yang lainnya, sehingga menyebabkan timbulnya rasa takut yang berlebih pada sikap serta mentalnya.
  9. Menurut Paul C Saettler dari California State University, Sacramento, Satu hal yang pasti, interaksi anak dan komputer yang bersifat satu (orang) menghadap satu (mesin) mengakibatkan anak menjadi tidak cerdas secara sosial.
  10. Penyalahgunaan media teknologi sebagai sarana pencarian yang tidak ada hubungannya dengan ilmu pengetahuan. Hal tersebut dapat membentuk kebudayaan yang rendah akan moral dan sumber daya manusia yang bobrok dan tak berkualitas sedikitpun.

Sumber : http://alinamarlina13.blogspot.com/2013/10/dampak-perkembangan-teknologi-terhadap.html

Android vs iOS

Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk perangkat seluler layar sentuh seperti telepon pintar dan komputer tablet. Sedangkan iOS adalah sistem operasi perangkat bergerak yang dikembangkan dan didistribusikan oleh Apple Inc. Keduanya merupakan sistem operasi yang sedang laku di pasaran. Banyak pengguna telepon genggam memilih untuk memakai produk yang menggunakan sistem operasi Android maupun iOS.

Perbedaan yang begitu terlihat dari kedua OS ini adalah “Pengembangnya”. OS Android memiliki sifat yang Open Source yang artinya pengguna bisa mengubah-ubah perangkat sesuai dengan keinginan dan selera. Sedang iOS memiliki sifat yang berbalik dari Android yaitu Closed Source yang berartikita sebagai pengguna perangkat dengan sistem operasi iOS tidak bisa mengubah-ubah perangkat sesuai dengan keinginan kita, namun disini pihak Apple sebagai pengembang mampu menyediakan aplikasi-aplikasi untuk melengkapi kebutuhan kita.

Keterbukaan Android malah bisa menjadi musibah buat kita, karena terlalu terbukanya hingga banyak tangan-tangan jahi yang berkeliaran untuk Android. Sedang disini iOS lebih terasa aman karena tertutup dan pihak Apple sangat bertanggung jawab terhadap ketangguhan perangkatnya.

Jika harus memilih antara kedua sistem diatas, mungkin akan banyak yang memilih Android dikarenakan kebebasan semua berada di tangan pengguna yang bisa dengan mudah mengubah segala sesuatu. Selain itu, harga telepon genggam berbasis Android juga relatif lebih murah, jadi lebih cocok untuk kalangan remaja. Sedangkan iOS, meskipun memiliki sifat Closed Source, itu yang membuat iOS jauh lebih aman dibanding Android. Dan mungkin dengan alasan itu juga, mengapa produk yang memakai sistem iOS lebih mahal dibanding Android.

Sumber : http://oketekno.com/3131/android-vs-ios-mana-yang-lebih-menarik-buat-anda.html

Dampak Globalisasi

Apa yang dimaksud dengan “Globalisasi”?

Globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan lainnya. Namun menurut Achmad Suparman yang menyatakan bahwa ‘Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah‘. Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (working definition), sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Arus globalisasi yang penyebarannya sangat luas dan cepat tersebut membawa dampak positif dan negatif.

Dampak Positif Globalisasi :

  1. Meningkatkan etos kerja yang tinggi, suka bekerja keras, disiplin, mempunyai jiwa kemandirian, rasional, sportif, dan lain sebagainya.
  2. Kemajuan teknologi menyebabkan kehidupan sosial ekonomi lebih produktif, efektif, dan efisien sehingga membuat produksi dalam negeri mampu bersaing di pasar internasional.
  3. Tingkat Kehidupan yang lebih Baik.
  4. Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik.
  5. Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri.
  6. Kemajuan di bidang teknologi, komunikasi, informasi, dan transportasi yang memudahkan kehidupan manusia.
  7. Cepat dalam bepergian (mobilitas tinggi).
  8. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan.
  9. Berkembangnya turisme dan pariwisata.
  10. Meningkatkan pembangunan negara.

Dampak Negatif Globalisasi :

  1. Semakin mudahnya nilai-nilai barat masuk ke Indonesia baik melalui internet, media televisi, maupun media cetak yang banyak ditiru oleh masyarakat.
  2. Semakin lunturnya semangat gotong-royong, solidaritas, kepedulian, dan kesetiakawanan sosial sehingga dalam keadaan tertentu/ darurat, misalnya sakit,kecelakaan, atau musibah hanya ditangani oleh segelintir orang.
  3. Maraknya penyelundupan barang ke Indonesia.
  4. Perusahaan dalam negeri lebih tertarik bermitra dengan perusahaan dari luar, Akibatnya kondisi industri dalam negeri sulit berkembang.
  5. Terjadi kerusakan lingkungan dan polusi limbah industri.
  6. Menghambat pertumbuhan sektor industri.
  7. Terjadinya sikap mementingkan diri sendiri (individualisme)
  8. Adanya sikap sekularisme yang lebih mementingkan kehidupan duniawi dan mengabaikan nilai-nilai agama.
  9. Timbulnya sikap bergaya hidup mewah dan boros karena status seseorang di dalam masyarakat diukur berdasarkan kekayaannya.
  10. Mudah terpengaruh oleh hal yang tidak sesuai dengan kebiasaan atau kebudayaan suatu negara.

Sumber: http://asrilrahmatp.blogspot.com/2013/01/10-dampak-positif-negatif-globalisasi.html

Peluang Kerja dalam Bidang Sistem Informasi

Apa itu Sistem Informasi?

Sistem Informasi adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.

Lalu pekerjaan apa saja yang tersedia bagi lulusan Sistem Informasi?

Beberapa profesi dibawah ini sangat cocok untuk lulusan Sistem Informasi. Dan sebenarnya hampir semua perusahaan membutuhkan lulusan Sistem Informasi dikarenakan mereka yang cenderung memiliki keahlian yang lebih didepan komputer.

Prospek Profesi Lulusan Sistem Informasi:

  • System Analyst,
  • Programmer Analyst,
  • System Designer,
  • Database Administrator,
  • Web Developer,
  • Web Designer,
  • Game Developer,
  • dan masih banyak lagi.

Tentu saja masih banyak profesi lain yang bisa dijamah oleh lulusan Sistem Informasi.

Daftar Pustaka: